Tuesday, June 5, 2007

Melatih Bayi Pintar Bahasa

Seringkali mengucapkan dan melafalkan kata-kata baru bagi si kecil? Keep up the good work! Ini adalah salah satu usaha yang bisa mengasah kemampuan buah hati dalam hal intelegensia bahasa.

Tahukah Anda bahwa ternyata bayi-bayi yang berusia kurang dari enam bulan sudah memiliki kemampuan mendengar, melihat, dan merasakan hal-hal yang tidak mampu ditangkap indera orang dewasa atau anak-anak? Suatu kemampuan yang menakjubkan mengingat masih sederhananya sistem kerja otak dari seorang bayi.

Setelah dilahirkan, kemampuan daya tangkap bayi pun semakin berkembang canggih. Bila orang dewasa mempunyai batasan penglihatan, bayi yang baru lahir malahan dapat melihat hal-hal yang hanya bisa dilihat oleh sebagian binatang, tetapi tidak tampak oleh orang dewasa, anak-anak atau bayi yang telah berumur beberapa bulan.

Setelah usianya menginjak beberapa hari, kemampuan berbahasa bayi pun berkembang pesat. Ia sudah dapat membedakan bahasa ibu dengan bahasa asing. Bahkan ketika berusia empat atau lima bulan, bayi dapat membaca gerak bibir serta mampu membedakan jenis bahasa yang digunakan dalam gerak bibir itu.

Menurut Anda apakah wajah dua ekor kucing dapat dengan mudah dibedakan? Alih-alih membedakan wajah kucing, Anda pasti akan langsung bilang wajah keduanya sama. Tapi tahukah Anda, pada usia enam bulan pertama, bayi malahan bisa membedakan wajah dua ekor kucing yang pasti tidak bisa Anda lakukan sebagai orang dewasa? Tidak hanya itu, bayi juga mampu menirukan suara kucing hanya dari gerak bibir dan mimik wajahnya.

Selain bahasa, bayi juga dapat membedakan irama yang biasa mereka dengar dengan irama yang asing ataupun berbeda budaya. Sayangnya, kemampuan ini umumnya menghilang dengan sendirinya ketika bayi menginjak usia delapan bulan. Bila ingin si kecil mahir berbahasa dan bahkan menguasai beberapa bahasa sekaligus ketika dewasa, Anda bisa memulainya sejak dini.

Karena bayi yang tumbuh di lingkungan dengan dua bahasa, akan terus memanfaatkan keahlian dwibahasa tersebut sehingga mahir dengan sendirinya.

(Hanya Wanita)

No comments: